Misi Kepler NASA telah mendeteksi perubahan kecerahan pada 500 bintang mirip-Matahari, memberi gagasan yang lebih baik bagi para astronom tentang sifat alami dan evolusi bintang-bintang. Sebelum peluncuran Kepler pada bulan Maret 2009, para astronom telah mengidentifikasi perubahan kecerahan, atau osilasi, sekitar 25 bintang yang serupa dengan matahari kita dalam hal ukuran, usia, komposisi dan lokasi dalam galaksi Bima Sakti.
Penemuan ini dilaporkan dalam makalah, “Ensemble Asteroseismology of Solar-Type Stars with the NASA Kepler Mission”, dalam jurnal Science edisi 8 April. Penulis utama makalah ini adalah Bill Chaplin dari Universitas Birmingham di Inggris.Makalah ini menyebutkan bahwa Kepler merupakan dorongan besar untuk asteroseismologi, studi bintang dengan mengobservasi osilasi alami mereka. Osilasi mereka memberi petunjuk tentang dasar-dasar bintang seperti massa, radius dan usia, serta berperan sebagai petunjuk mengenai struktur internal bintang.
“Ini membantu kami memahami lebih lanjut tentang pembentukan bintang dan bagaimana mereka berevolusi,” kata Steve Kawaler, seorang profesor fisika dan astronomi di Iowa State University, rekan-penulis makalah dan pemimpin Kepler Asteroseismic Investigation. “Observasi baru ini memungkinkan kami untuk mengukur sifat rinci bintang pada akurasi yang tidak mungkin dilakukan sebelumnya.”
Instrumen ini secara terus-menerus mengarah pada wilayah Cygnus-Lyra di Bima Sakti. Diharapkan untuk terus mengamati sekitar 170.000 bintang untuk setidaknya selama tiga setengah tahun.
Tugas utama Kepler adalah menggunakan variasi kecil kecerahan bintang dalam sudut pandangnya untuk menemukan planet mirip-Bumi yang mungkin bisa mendukung kehidupan.
Kepler Asteroseismic Investigation menggunakan data Kepler untuk mempelajari berbagai jenis bintang. Penyelidikan ini dipimpin oleh sebuah komite pengawas empat anggota: Kawaler, Ketua Ron Gilliland di Space Telescope Science Institute yang berbasis di Baltimore, Jorgen Christensen-Dalsgaard dan Hans Kjeldsen, keduanya dari Aarhus University di Denmark.
Kepler telah menyediakan informasi baru yang sangat banyak bagi para astronom, makalah Science menyebutkan bahwa mereka “memasuki era emas bagi fisika bintang”.
Data dari 500 bintang mirip-Matahari ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bintang-bintang, sifat dan evolusi mereka. Hal ini juga memberikan data bagi para astronom untuk menguji teori, model dan prediksi mereka tentang bintang dan galaksi. Juga memberikan cukup data bagi para astronom untuk membuat studi statistik bintang-bintang yang sangat bermanfaat.
“Tapi ini hanyalah awal dari berbagai hal,” kata Kawaler. “Ini merupakan analisis luas pertama dari data yang telah kami lihat. Ini merupakan pratinjau terhadap alat baru dan jenis sensus terinci di mana akan mampu kami lakukan.”
Di antara berbagai proyek ke depan, berdasarkan makalah Science, adalah studi untuk menentukan usia semua bintang mirip-Matahari dan mempelajari bintang-bintang inang bagi planet mirip-Bumi yang ditemukan oleh Kepler.
Sumber : www.faktailmiah.com
Majelis Ulama Indonesia (MUI) baru-baru ini mengeluarkan fatwa penting mengenai haramnya merokok. Fatwa ini menimbulkan kontroversi banyak pihak, satu sisi mendukung tentang haramnya rokok dari sisi medis, sedangkan yang di seberang menolak karena memandangnya bahwa fatwa tersebut belum urgent dan bisa mengancam industri rokok yag ada di daerah dan tentu berpotensi menambah pengangguran terbuka yang ada di Indonesia.Lain hal, LBM NU Jateng dan PCNU Jepara pada 1 September 2007. Mubahatsah atau pembahasan yang diikuti sekitar 100 kiai dari wilayah Jateng memutuskan bahwa PLTN Muria hukumnya haram, mengingat dampak negatifnya lebih besar daripada dampak positifnya. Lalu apa hubungan antara rokok dengan PLTN diatas? Keduanya difatwakan haram oleh ulama, meskipun masih mengundang kontroversi. Terlepas dari fatwa para ulama tersebut, sekarang kita akan membandingkan tingkat bahaya antara rokok dengan PLTN dilihat dari radioaktifitasnya. Jika kita merujuk data dari US Departmen of Health, Division of Radiation Protection yang dikeluarkan tahun 2002, sinar kosmis menghasilkan dosis 26 mrem/tahun. Radioisotop di permukaan bumi mengandung 29 mrem/tahun. Gas Radon di Atmosfer mengambil kontribusi sebesar 200mrem/tahun. Dalam tubuh manusia pun memancarkan radiasi (dari Karbon – 14 dan Kalium – 40 ) sebesar 40 mrem/tahun. Sinar X untuk diagnosa kesehatan memberikan andil 39 mrem/tahun. Sedangkan aktivitas kedokteran nuklir lainnya memberikan 14mrem/tahun. Instrumen elektronik seperti TV, komputer memberikan 11 mrem/tahun. Dan sisa ledakan nuklir (fall out), reaktor nuklir, pesawat terbang memberikan 1 mrem/tahun. Sehingga total dosis yang diterima tiap manusia di AS secara rata-rata adalah 361 person mrem/tahun atau 0,3 person rem/tahun (1 rem = 1.000 mrem). Hal ini dipenuhi dengan syarat yang bersangkutan tidak merokok.Sebagai catatan, PLTN dengan daya 1.000 MWatt menghasilkan dosis radiasi mencapai 4,8 person rem/tahun. Namun pemerintah AS membatasi agar pekerja PLTN dan sektor nuklir lainnya hanya menerima dosis maksimum sebesar 100 person mrem/tahun saja. Sementara dalam PLTU dengan daya 1.000 MWatt dengan tingkat radiasi 100 kali lebih besar (yakni 490 person rem/tahun), belum ditemui ada kebijakan yang sama. Sedangkan untuk rokok ternyata diketahui mengandung Radioisotop Polonium-210. Ini akan menambahkan dosis ekivalen sebesar 29,1 person rem/tahun untuk manusia perokok. Dan akan didapatkan dalam jaringan epitel paru-parunya dosis sebesar 6,6 – 40 person rem/tahun. Sementara pada bronchiolus-nya sebesar 1,5 person rem/tahun. Rokok ternyata tidak hanya mengandung polonium (210Po) namun juga timbal (210Pb), yang keduanya termasuk dalam kelompok radionuklida dengan toksik sangat tinggi. Po-210 adalah pemancar radiasi- α, sedangkan Pb-210 adalah pemancar radiasi-ß. Kedua jenis radiasi tersebut, terutama radiasi- α berpotensi untuk menimbulkan kerusakan sel tubuh apabila terhisap atau tertelan. Kejadian kanker paru pada perokok pun belakangan ditengarai lebih disebabkan oleh radiasi-α & bukan diakibatkan karena tar dalam tembakau. Lalu, bagaimana bisa 210Po & 210Pb bisa sampai di rokok? Ternyata tanah, sebagai tempat tumbuh tanaman tembakau- bahan utama rokok, mengandung radium (226Ra). Radium ini adalah atom induk yang nantinya dapat meluruh dan dua di antara sekian banyak unsur luruhannya adalah 210Po & 210Pb. Melalui akar, 210Po & 210Pb pun terserap oleh tanaman tembakau. Hal ini bisa diperparah dengan penggunaan pupuk fosfat yang mengandung kedua unsur tersebut. Tentu saja ini menambah konsentrasi 210Po & 210Pb dalam tembakau. Mekanisme lain dan yang utama, adalah lewat daun. Po-210 & Pb-210 terendapkan pada permukaan daun tembakau sebagai hasil luruh dari gas radon (222Rn) yang berasal dari kerak bumi & lolos ke atmosfer. Daun tembakau memiliki kemampuan tinggi untuk menahan & kemudian mengakumulasi 210Po & 210Pb karena adanya bulu-bulu tipis ~yang disebut trichomes~ di ujung-ujungnya. Meski aktivitasnya cukup rendah (3 – 5 mili Becquerel/batang) – dibandingkan dengan ambang batas dosis mematikan Polonium-210 untuk manusia berbobot 80 kg yakni sebesar 148 juta Becquerel (4 mili Curie). Namun aktivitas merokok membuat Polonium-210 terhirup dan terdepositkan ke dalam paru-paru tanpa bisa diekskresikan secara langsung oleh tubuh mengingat sifatnya sebagai logam berat dan memiliki sifat kimiawi mirip Oksigen sehingga tidak bisa diikat oleh CO2 maupun ion HCO3- (kecuali ada perlakuan khusus dengan meminum pil EDTA misalnya, itupun diragukan apa bisa melakukan Polonium removal di paru-paru).
Jika diasumsikan perokok yang bersangkutan mengkonsumsi rata-rata 2 bungkus rokok/hari selama lima tahun tanpa terputus, akumulasi Polonium-210 nya sudah cukup mampu menghasilkan perubahan abnormal pada alvoeli. Dan jika konsumsi terus berlanjut tanpa terputus, maka dalam masa 10 – 15 tahun sejak awal menjadi perokok, perokok yang bersangkutan sudah sangat berpotensi menderita kanker paru-paru, seperti nampak pada penelitian di Brazil (berdasarkan tembakau setempat). Jika konsumsi dikurangi menjadi 1 bungkus rokok/hari tanpa terputus, maka baru dalam 25 – 30 tahun kemudian potensi menderita kanker paru-paru mulai muncul. Jadi jika pekerja sektor nuklir mendapatkan radiasi 100 person mrem/tahun. Mereka yang bekerja di PLTU dan mereka yang merokok menerima paparan radiasi berkali-kali lipat lebih besar. Jadi wajar saja jika banyak mereka yang mati karena radiasi akibat rokok atau PLTU dibanding para pekerja dalam sektor nuklir. Dan jika kita ingin lebih ekstrim lagi, sebenarnya para warga Semenanjung Muria (Kudus -Pati – Jepara), dimana disana banyak terdapat industri rokok dan juga beberapa PLTU, sebenarnya sudah menkonsumsi radiasi jauh-jauh hari bahkan sebelum PLTN dibangun. Sumber : fisika21.wordpress.com
Jika diasumsikan perokok yang bersangkutan mengkonsumsi rata-rata 2 bungkus rokok/hari selama lima tahun tanpa terputus, akumulasi Polonium-210 nya sudah cukup mampu menghasilkan perubahan abnormal pada alvoeli. Dan jika konsumsi terus berlanjut tanpa terputus, maka dalam masa 10 – 15 tahun sejak awal menjadi perokok, perokok yang bersangkutan sudah sangat berpotensi menderita kanker paru-paru, seperti nampak pada penelitian di Brazil (berdasarkan tembakau setempat). Jika konsumsi dikurangi menjadi 1 bungkus rokok/hari tanpa terputus, maka baru dalam 25 – 30 tahun kemudian potensi menderita kanker paru-paru mulai muncul. Jadi jika pekerja sektor nuklir mendapatkan radiasi 100 person mrem/tahun. Mereka yang bekerja di PLTU dan mereka yang merokok menerima paparan radiasi berkali-kali lipat lebih besar. Jadi wajar saja jika banyak mereka yang mati karena radiasi akibat rokok atau PLTU dibanding para pekerja dalam sektor nuklir. Dan jika kita ingin lebih ekstrim lagi, sebenarnya para warga Semenanjung Muria (Kudus -Pati – Jepara), dimana disana banyak terdapat industri rokok dan juga beberapa PLTU, sebenarnya sudah menkonsumsi radiasi jauh-jauh hari bahkan sebelum PLTN dibangun. Sumber : fisika21.wordpress.com
Allah berfirman : “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku.Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Maidah [5]:3)
Kebanyakan orang berselisih pendapat mengenai sebab (‘illat) pengharaman daging babi. Namun, ditetapkan oleh ilmu pengetahuan kontemporer secara pasti bahwa daging babi ialah biang kerok terserangnya manusia oleh berbagai penyakit sebagai berikut:
1.Penyakit Sebangsa Cacing
Penyebabya dalah cacing-cacing yang hidup di dalam daging babi. Cacing-cacing ini bersemayam di dalam otot-otot pemakan daging babi, khususnya otot-otot pernapasan. Begitu pula cacing ini bersemayam di dalam anggota tubuh manusia yang bergerak, seperti otak, mata, paru-paru, dan jantung. Bila ia berada dalam otak, maka ia akan menyebabkan kegilaan (junum) atau lumpuh dan goncangan kepribadian. Bila sampai ke mata, maka akan menyebabkan kebutaan. Bila sampai ke diding hati (jantung), maka akan menimbulkan penurunan detaknya atau terpotongnya hati (dzabhah qalbiyyah). Jumlah orang ysng terserang penyakit ini di Amerika sebanyak 47 juta, dan tingkat kematian nya mencapai 30 persen.
2.Cacing Pita yang Dikenal dengan ’Taenia Solium’
Cacing ini bersemayam di dalam usus-usus halus pada tubuh manusia. Panjangnya mencapai 8 meter, terdiri dari antara 22:32 kaki yang menancap di dalam diding usus, dan benih-benihnya akan menyebar dengan aliran darah, untuk bersemayam di dalam anggota tubuh mana saja, seperti jantung, hati, mata, dan otot. Jika ia bersemayam di dalam otak, tempatnya yang paling prioritas, maka akan berakibat munculnya penyakit saraf otak.
3.Peradangan Lapisan Otak dan Virus sebangsa Babi yang Berenang
Penemuan bakteri ini pada tahun 1968 M telah diikuti oleh suatu interpretasi sebab yang ada di balik berbagai kondisi kematian misterius yang telah terjadi di Belanda dan Denmark. Jelaslah bahwa baktri dari babi ini sangat berpotensi untuk menyerang dan membunuh manusia. Juga berakibat timbulnya peradangan (pembakaran) di dalam katup-katup yang menempel/melekat pada otak. Dengan menyuntikkan racun tertentu di daerah sasarannya, maka akan mengantarkannya pada kematian. Orang yang selamat pada kematian setelah penyembuhan serius akan terkena ketulian permanen dan kehilangan keseimbangan.
4.Disentri Babi “Palandies“
Palandies adalah bakteri terbesar yang memiliki sel satu yang dapat menyerang manusia. Bakteri ini dapat ditemukan di dalam kotoran babi, dan akan pindah ke makanan manusia dengan berbagai cara. Bakteri – bakteri ini akan bersemayam bersamaan dengan benang dan darah di dalam usus – usus tebal pada tubuh manusia untuk menyebabkan diare dan disentri, disertai tingginya suhu panas. Bahkan terkadang bisa menyebabkan peradangan pada paru – paru dan uluh hati (jantung), dan melubangi kolone yang diakhiri dengan kematian.
5.Influensa Babi
Penyakit ini akan menyebar dalam bentuk wabah yang bisa menimpa jutaan manusia. Bahayanya akan berlipat ganda ketika mampu menyebabkan peradangan pada otak, dan penggelembungan di dalam hati (jantung), yang terkadang diikuti oleh penurunan secara mendadak dalam aktivitas.
Wabah ini perna menjadi wabah paling berbahaya dari jenis influensa babi yang pernah menggocang dunia pada tahun 1918 M. Pasalnya, dalam satu gelombang saja ia mampu membunuh sekitar 20 juta nyawa manusia.
Pada tahun 1977 M, Amerika pernah dicekam oleh jenis wabah ini, yang bisa menjulurkan kepalanya. Akibatnya, dewan komisi mengadakan pertemuan dengan para petinggi Amerika yang telah mengeluarkan untuk mengkomsunsi cairan pelindung yang diambil dari hewan yang kebal dari penyakit, semisal penyakit kulit pada setiap warga Amerika. Program tersebut menyita biaya 135 juta dolar.
6.Racun Makanan Babi
Hal ini membuktikan bahwa ciri – ciri daging dan lemak babi mudah hancur akibat ulah berbagai bibit penyakit, jika dibiarkan tampa didinginkan (di dalam kulkas), walaupun hanya untuk beberapa saat saja. Dan dalam banyak kesempatan, racun ini sungguh bisa mengakibatkan kematian.
7.Ular Perut Babi
Kedokteran pernah mengungkap terserangnya manusia oleh ular perut babi pada musim panas tahun 1982 M di wilayah selatan dari bagian negara Amerika serikat. Penyerangan ini merupakan reaksi dari memakan daging babi secara langsung atau akibat memakan materi – materi makanan yang telah tercemari oleh kotoran babi.
8.Cacing Lambung Bernanah
Maksudnya dalah cacing yang aslinya menyerang babi, tetapi berpindah kepada manusia melalui perantara babi, khususnya menyerang anak – anak. Cacing ini berakibat terjadinya diare dan peradangan isi perut / usus tebal.
9.Cacing Paru – Paru Babi
Cacing ini hidup di dalam paru – paru babi, dan berpindah kedalam tubuh manusia lewat perantara babi pula.
10.Disentri Amuba Babi
Disentri ini pindah menular ketubuh manusia memalui babi, mingingat babi memakan berbagai kotoran dan bangkai. Kebiasaan itu tidak akan terlepas darinya. Bahkan kalaupun ia tinggal di dalam sebaik – baik kandang, karena bisa saja ia memakan kotoran hewan – hewan lain yang bersamanya, atau kotarannya sendiri atau apa saja benda mati yang ia temukan ditengah – tengah perjalanannya.
Pembahasan ilmiah telah menuturkan bahwa tubuh babi mengandung sejumlah besar asam bolik. Itu tidak akan dikeluarkan darinya selain hanya dalam sejumlah kecil saja, yaitu jumlah yang tidak melampaui tiga persen. Pada sisi lain manusia selalu mengeluarkan asam bolik ini dari dalam tubuhnya sampai sembilan persen.
Melihat kandungan daging babi terhadap asam bolik yang bigitu besar yang diakibatkan oleh banyaknya yang masuk kedalam tubuhnya dan sedikitnya yang keluar, maka disinyalir bahwa orang – orang yang mengkomsumsi daging babi rata – rata akan mengeluh sakit rematik dan radang pada persendian yang berbeda. Terlebih lagi kita mengetahui bahwa serabut yang tebal akan menyebabkan kesukaran dalam pencernaanya dan mengendap didalam usus.
Secara analisis telah terbukti bahwa minyak babi mengandung sejumlah besar asam minyak yang kompleks (complikated fats), yang diantaranya adalah teriglycerides. Juga diketahui bahwa kadar kolesterol di dalam dagingnya lima belas kali lipat dari apa yang ada di dalam sapi. Kenyataan semacam ini sungguh sangat berbahaya. Pasalnya, kompleksitas minyak yang ada ini akan menambah zat kolesterol yang ada di dalam darah manusia. Sementara itu, materi ini apabilah melebihi dari jumlah umumnya, akan meresap di dalam urat- urat nadi tersebut dan meningkat suhu tekananya. Inilah penyebab utama dalam kebanyakan kondisi terpotongnya (jantung).
Kebanyakan orang berselisih pendapat mengenai sebab (‘illat) pengharaman daging babi. Namun, ditetapkan oleh ilmu pengetahuan kontemporer secara pasti bahwa daging babi ialah biang kerok terserangnya manusia oleh berbagai penyakit sebagai berikut:
1.Penyakit Sebangsa Cacing
Penyebabya dalah cacing-cacing yang hidup di dalam daging babi. Cacing-cacing ini bersemayam di dalam otot-otot pemakan daging babi, khususnya otot-otot pernapasan. Begitu pula cacing ini bersemayam di dalam anggota tubuh manusia yang bergerak, seperti otak, mata, paru-paru, dan jantung. Bila ia berada dalam otak, maka ia akan menyebabkan kegilaan (junum) atau lumpuh dan goncangan kepribadian. Bila sampai ke mata, maka akan menyebabkan kebutaan. Bila sampai ke diding hati (jantung), maka akan menimbulkan penurunan detaknya atau terpotongnya hati (dzabhah qalbiyyah). Jumlah orang ysng terserang penyakit ini di Amerika sebanyak 47 juta, dan tingkat kematian nya mencapai 30 persen.
2.Cacing Pita yang Dikenal dengan ’Taenia Solium’
Cacing ini bersemayam di dalam usus-usus halus pada tubuh manusia. Panjangnya mencapai 8 meter, terdiri dari antara 22:32 kaki yang menancap di dalam diding usus, dan benih-benihnya akan menyebar dengan aliran darah, untuk bersemayam di dalam anggota tubuh mana saja, seperti jantung, hati, mata, dan otot. Jika ia bersemayam di dalam otak, tempatnya yang paling prioritas, maka akan berakibat munculnya penyakit saraf otak.
3.Peradangan Lapisan Otak dan Virus sebangsa Babi yang Berenang
Penemuan bakteri ini pada tahun 1968 M telah diikuti oleh suatu interpretasi sebab yang ada di balik berbagai kondisi kematian misterius yang telah terjadi di Belanda dan Denmark. Jelaslah bahwa baktri dari babi ini sangat berpotensi untuk menyerang dan membunuh manusia. Juga berakibat timbulnya peradangan (pembakaran) di dalam katup-katup yang menempel/melekat pada otak. Dengan menyuntikkan racun tertentu di daerah sasarannya, maka akan mengantarkannya pada kematian. Orang yang selamat pada kematian setelah penyembuhan serius akan terkena ketulian permanen dan kehilangan keseimbangan.
4.Disentri Babi “Palandies“
Palandies adalah bakteri terbesar yang memiliki sel satu yang dapat menyerang manusia. Bakteri ini dapat ditemukan di dalam kotoran babi, dan akan pindah ke makanan manusia dengan berbagai cara. Bakteri – bakteri ini akan bersemayam bersamaan dengan benang dan darah di dalam usus – usus tebal pada tubuh manusia untuk menyebabkan diare dan disentri, disertai tingginya suhu panas. Bahkan terkadang bisa menyebabkan peradangan pada paru – paru dan uluh hati (jantung), dan melubangi kolone yang diakhiri dengan kematian.
5.Influensa Babi
Penyakit ini akan menyebar dalam bentuk wabah yang bisa menimpa jutaan manusia. Bahayanya akan berlipat ganda ketika mampu menyebabkan peradangan pada otak, dan penggelembungan di dalam hati (jantung), yang terkadang diikuti oleh penurunan secara mendadak dalam aktivitas.
Wabah ini perna menjadi wabah paling berbahaya dari jenis influensa babi yang pernah menggocang dunia pada tahun 1918 M. Pasalnya, dalam satu gelombang saja ia mampu membunuh sekitar 20 juta nyawa manusia.
Pada tahun 1977 M, Amerika pernah dicekam oleh jenis wabah ini, yang bisa menjulurkan kepalanya. Akibatnya, dewan komisi mengadakan pertemuan dengan para petinggi Amerika yang telah mengeluarkan untuk mengkomsunsi cairan pelindung yang diambil dari hewan yang kebal dari penyakit, semisal penyakit kulit pada setiap warga Amerika. Program tersebut menyita biaya 135 juta dolar.
6.Racun Makanan Babi
Hal ini membuktikan bahwa ciri – ciri daging dan lemak babi mudah hancur akibat ulah berbagai bibit penyakit, jika dibiarkan tampa didinginkan (di dalam kulkas), walaupun hanya untuk beberapa saat saja. Dan dalam banyak kesempatan, racun ini sungguh bisa mengakibatkan kematian.
7.Ular Perut Babi
Kedokteran pernah mengungkap terserangnya manusia oleh ular perut babi pada musim panas tahun 1982 M di wilayah selatan dari bagian negara Amerika serikat. Penyerangan ini merupakan reaksi dari memakan daging babi secara langsung atau akibat memakan materi – materi makanan yang telah tercemari oleh kotoran babi.
8.Cacing Lambung Bernanah
Maksudnya dalah cacing yang aslinya menyerang babi, tetapi berpindah kepada manusia melalui perantara babi, khususnya menyerang anak – anak. Cacing ini berakibat terjadinya diare dan peradangan isi perut / usus tebal.
9.Cacing Paru – Paru Babi
Cacing ini hidup di dalam paru – paru babi, dan berpindah kedalam tubuh manusia lewat perantara babi pula.
10.Disentri Amuba Babi
Disentri ini pindah menular ketubuh manusia memalui babi, mingingat babi memakan berbagai kotoran dan bangkai. Kebiasaan itu tidak akan terlepas darinya. Bahkan kalaupun ia tinggal di dalam sebaik – baik kandang, karena bisa saja ia memakan kotoran hewan – hewan lain yang bersamanya, atau kotarannya sendiri atau apa saja benda mati yang ia temukan ditengah – tengah perjalanannya.
Pembahasan ilmiah telah menuturkan bahwa tubuh babi mengandung sejumlah besar asam bolik. Itu tidak akan dikeluarkan darinya selain hanya dalam sejumlah kecil saja, yaitu jumlah yang tidak melampaui tiga persen. Pada sisi lain manusia selalu mengeluarkan asam bolik ini dari dalam tubuhnya sampai sembilan persen.
Melihat kandungan daging babi terhadap asam bolik yang bigitu besar yang diakibatkan oleh banyaknya yang masuk kedalam tubuhnya dan sedikitnya yang keluar, maka disinyalir bahwa orang – orang yang mengkomsumsi daging babi rata – rata akan mengeluh sakit rematik dan radang pada persendian yang berbeda. Terlebih lagi kita mengetahui bahwa serabut yang tebal akan menyebabkan kesukaran dalam pencernaanya dan mengendap didalam usus.
Secara analisis telah terbukti bahwa minyak babi mengandung sejumlah besar asam minyak yang kompleks (complikated fats), yang diantaranya adalah teriglycerides. Juga diketahui bahwa kadar kolesterol di dalam dagingnya lima belas kali lipat dari apa yang ada di dalam sapi. Kenyataan semacam ini sungguh sangat berbahaya. Pasalnya, kompleksitas minyak yang ada ini akan menambah zat kolesterol yang ada di dalam darah manusia. Sementara itu, materi ini apabilah melebihi dari jumlah umumnya, akan meresap di dalam urat- urat nadi tersebut dan meningkat suhu tekananya. Inilah penyebab utama dalam kebanyakan kondisi terpotongnya (jantung).
Jangan sekedar di baca yah...!!!
USAHA
Kita telah mengetahui bahwa pada dasarnya ada perbedaan antara usaha dalam kehidupan sehari-hari dengan usaha sebagai sebuah besaran dalam fisika, “usaha” dalam fisika memiliki pengertian yang khas. Usaha dalam fisika hanya dilakukan oleh gaya yang bekerja pada benda, dan suatu gaya dikatakan melakukan usaha pada benda hanya j
ika gaya tersebut menyebapkan benda berpindah. Dalam fisika usaha didefinisikan sebagai hasil kali komponen gaya searah perpindahan (Fx) dengan besar perpindahannya (s). dan secara matematis didefinisikan sebagai.
W=F x S.
Dalam pengaplikasiannya di kehidupan sehari bias kita maknakan begini, ketika kita memiliki sebuah obsesi atau cita-cita, dimana cita2 itu kita analogkan sebagai usaha (w), harus kita ikut sertakan gaya yang ada dalam tubuh kita dan gaya dalam tubuh kita ini bias diartikan sebagai semangat atau motivasi serta keinginan kuat kemudian dibarengi dengan perpindahan atau bergerak untuk mewujudkan cita2 (langkah kongkrit) perpindahan. Sehingga kita bisa melihat bahwa ketika kita hanya memiliki angan2 ataupun semangat yang tinggi untuk meraih sebuah cita-cita tanpa adanya langkah kongkrit maka hasilnya adalah nol, artinya kita tidak mungkin bisa meraih impian kita. Sehingga untuk meraih kesuksesan dibutuhkan yang namanya motivasi/keinginan kuat dan langkah kongkrit.
W=F x S.
Cita2 = semangat n motifasi x langkah kongkrit
GAYA
Dalam fisika Gaya (F) diartikan sebagai perpaduan antara massa (m) dengan percepatan atau grafitasi (g), atau secara matematis dapat dituliskan :
F = m x g
Dalam kehidupan sehari-hari kita bias menganalogkan bahwa gaya (F) adalah semangat atau motifasi, sedangkan massa adalah segala sesuatu yang berasal dari diri sendiri. Karna, secara fisika massa merupakan jumlah partikel dari benda tersebut dan dia tidak terpengaruh oleh grafitasi, berbeda dengan konsep berat. Hal inilah yang membuat saya menganalogkan massa sebagai sumber dalam diri manusia. sedangkan grafitasi atau percepatan adalah segala sesuatu atau sumber semangat yang berasal dari luar, bias dari orang lain ataupun lingkungan serta ketersediaan sarana dan prasarana. Karna secara fisika grafitasi itu bersumber dari luar benda.
Jadi
F = m x g
semangat n motifasi = kemauan dalam diri x dukungan dari luar (lingkungan, orang lain dll)
kita kembali lagi pada konsep usaha bahwa usaha adalah
W=F x S.
Cita2 = semangat n motifasi x langkah kongkrit
Karna, F= m x g
semangat n motifasi = kemauan dalam diri x dukungan dari luar (lingkungan, orang lain dll)
Maka, W = m x g x s
Cita2 = kemauan dalam diri x dukungan dari luar (lingkungan, orang lain dll) x langkah kongkrit
So, cita2 kita akan terwujud jika, kita memiliki kemauan dalam diri kita serta mendapat dukungan dari orang lain n lingkungan setelah itu kita wujudkan dengan cara kita melakukan langkah kongkrit untuk mewujudkan cita2 tersebut. Wallahu’alam
*dedicated for my self
Hai teman-teman dah lama gua nga ngeblog lagi... sorry, dari kemarin to gua n teman-teman Fisika D'08 ge sibuk belajar buat ujian hehehehe...
Nah temen-temen kali ne gua mo nulis tentang poster fisika yang udah gua bikin, ummm temen-temen pasti bertanya-tanya kenapa gua bikin poster fisika hehehe... kemarin to gua ma temen-temen Fisika D'08 di suruh ma dosen bikin poster tentang fisika -maklum gua kan anak fisika- eh tanpa bertanya-tanya n bertele-tele langsung aja gua bikin. Bikinya ng susah ko' tinggal cari gambar di internet terus di edit deh pake photoshop, gampangkan temen-temen.
Ne dia Posternya
Karya Fisal Mbojo
Klik Gambar untuk memperbesar
Karya Rahmat Wijaya
Klik Gambar untuk memperbesar
Kerenkan temen-temen.
Teman-teman Mo presentasi yo... jangan kuatir.... ne dia powerpoint fisika yang udah gua download, tapi gua kasi link dari Sumber Media Pembelajaran aja ya... soalnya gua malas unggah lagi.... hehehe maklum ge sibuk belajar bentar ge kan ujian....
Selamat download teman-teman semoga bermanfaat....Download WARNA.ppt
Sumber : http://idecrazy.blogspot.com/
Download KEPADATAN (DENSITY).ppt
Sumber : http://idecrazy.blogspot.com/
Download RANGKAIAN lISTRIK.ppt
Sumber : http://idecrazy.blogspot.com/
Download PENGANTAR LISTRIK.ppt
Sumber : http://idecrazy.blogspot.com/
Download PERPINDAHAN ENERGI.ppt
Sumber : http://idecrazy.blogspot.com/
Download MAGNET.ppt
Sumber : http://idecrazy.blogspot.com/
Download LISTRIK STATIK.ppt
Sumber : http://idecrazy.blogspot.com/
Download TEKANAN DAN MOMEN.ppt
Sumber : http://idecrazy.blogspot.com/
Download GAYA SETIMBANG.ppt
Sumber : http://idecrazy.blogspot.com/






